Adegan Klimaks Permainan Mahyong dalam Crazy Rich Asians

No Comments
Setelah melihat Crazy Rich Asians lebih dekat, ada sebuah peralihan yang cerdas antara komedi romantis yang ringan dan lucu, dan babak kedua yg dramatis yang membuat kita semua terpesona ketika bagian kredit bergulir.



Sebuah romantis komedi yang dicintai oleh para kritikus dan penonton, dengan peringkatnya yang tinggi di box office membuat kita lupa apa yang bisa diraih oleh sebuah film dalam genre ini. Ada satu adegan khususnya yang bisa dibilang sebagai yang paling kuat di film, dan tidak ada hubungannya dengan romansa antara Ranchel dan Nick. Saat Rachel (Constance Wu) menantang ibu Nick (Michelle Yeoh) dalam bermain mahyong. Ini adalah adegan yang berat dan dramatis, dan editor film Myron Kerstein menganggapnya sebagai puncak karirnya: Crouching Tiger, Hidden Dragon baginya:
Adegan Mahyong itu bagiku adalah pusat spiritual dari film ini. Disaat itulah kedua karakter wanita kuat ini bertubrukan. Ini adalah finale kami, adegan pertarungan besar, Avengers kami bertarung habisan-habisan, namun berada dibalik situasi formal. Adegan semacam itu ibarat balet atau tarian lamban, dan itu adalah adegan yang sulit dipotong [bersama]. Jauh lebih mudah ketika ada dua orang yang berteriak satu sama lain...Jadi saya juga harus mencari cara untuk menyampaikan sebuah permainan yang tidak banyak orang tahu. Lalu bagaimana Anda melakukannya? Bagaimana Anda melukiskan dengan ekspresi wajah dan menjelaskan bagian ini mewakili apa...contohnya, dengan satuan ini saya mengorbankan cintaku pada Nick dan disaat bersamaan mengorbankan tile tertentu untuk menyampaikan ide ini dalam penekanan saya padanya.

Sama seperti adegan pertarungan dengan budget tinggi dari film Avengers, adegan seperti ini bergantung pada action dan pengeditan yang berhati-hati agar adegan itu menghibur dan masuk akal. Myron Kerstein mampu menyampaikan Mahyong ke penonton yang beragam, banyak diantaranya yang mungkin belum pernah mendengar atau memainkan permainan ini, dan membuat mereka mengerti sepenhnya apa yang terjadi di TKP.



Dia mengungkapkan bahwa dirinya tidak tahu detail dari cara bermainnya sampai dia menyaksikan sutradara Jon Chu dan aktris Michelle yeoh mendiskusikan permainan itu saat mereka menyunting adegan tersebut. Dia memperlakukan permainan Mahyong antara Constance Wu dan Yeoh sebagai koreografi saat dia menyatukan potongan adegan itu menjadi satu.
Myron Kerstein juga memuji performa constance Wu sebagai inspirasi ketika mengedit adegan tersebut, karena dia memberi pertunjukan yang sangat kuat. Saat memainkan Mahyong, dia membuat Eleanor tersadar tentang harga dirinya dan identitasnya yang mendapat tantangan sepanjang film lewat penilaiannya. Begini kata Kerstein:


Ini adalah adegan yang sangat indah dan dramatis yang menurut saya belum pernah ada sebelumnya. Constance memberikan penampilan yang sangat indah, tetapi memiliki banyak variasi. Sering kali adegannya terlalu emosional baginya sehingga dirinya menangis, tetapi ada satu bagian dari naskah dan performa yang ditampilkan olehnya membuat adegan itu lebih menonjol. Dalam kalimat ini 'Saya tidak akan pergi karena saya takut atau karena saya merasa tidak pantas, tetapi karena mungkin untuk pertama kalinya dalam hidupku saya tahu saya harus'. Untuk penampilan ini, saya benar-benar harus membangun seluruh adegan menjadi semacam  balet, permainan ini, untuk momen ini saat dia meletakkan susunan Mahyong-nya ke Michelle yang menyampaikan 'Saya bisa saja memenangkan permainan ini kapanpun. Saya bisa memenangkan permainan ini dengan putra Anda, sama seperti permainan fisik ini,' dan saya kira untuk mendapatkan adegan seperti itu Anda hanya mendapatnya sekali seumur hidup.

Adegan ini tentu menjadi pertikaian emosi bagi dua karakter yang sama-sama menginginkan yang terbaik bagi Nick dari perspektig mereka masing-masing tetapi tidak bisa menemukan kesepakatan. 



Crazy Rich Asians memberi tantangan terhadap idealisme dari sebuah kebudayaan dengan pesannya seperti yang dianuti Rachel dan keluarga kaya raya Nick menolak kehadirannya dengan seorang orang tua tunggal dianggap cukup untuk Prince Harry dari timur. Film ini sedang diputar di bioskop di seluruh dunia, dan kemungkinan akan tersedia di home video sebelum akhir tahun.


JM Instagram


back to top